Merawat Diri Sendiri Adalah Kunci Jika Ingin Bisnis Berkembang

merawat diri

Merawat Diri Sendiri Adalah Kunci Jika Ingin Bisnis Berkembang

Pernahkah Anda merasa jengah karena merasa sudah bekerja keras terus tanpa henti tapi tidak juga mendapatkan hasil yang diharapkan?

Atau, mengapa justru ketika Anda sedang bersantai di tengah keluarga, sambil makan bersama, tiba-tiba Anda mendapat ide cemerlang yang kemudian menjadi titik balik kemajuan usaha Anda?

Mungkin Anda pernah mengalami ketika suatu saat Anda sedang menunggu keberangkatan pesawat atau kereta api dalam suatu masa liburan Anda, tiba-tiba Anda bertemu dengan seseorang yang tidak Anda kenal yang kemudian menjadi akrab dalam perbincangan dan kemudian berbuah menjadi relasi bisnis yang sangat membantu perkembangan bisnis Anda.

Saya yakin banyak orang yang sering mengalami kejadian demikian. Sudah bersusah payah kerja keras berbulan-bulan, tapi tak membuahkan hasil apapun, namun justru hasil itu diperoleh ketika Anda sedang berlibur, bersantai, dan menikmati hari sendirian atau bersama keluarga.

Studi menunjukkan, kerja keras saja bukanlah kunci untuk keberhasilan karir dan bisnis Anda di masa depan.

Kapasitas diri adalah kunci menuju masa depan yang Anda impikan,

Kerja keras yang tidak dibarengi dengan fokus dan kapasitas diri yang besar, tidak akan membawa Anda beranjak ke manapun.

Bisnis itu ibarat marathon, bukan sprint.

Dalam berbisnis, Anda tidak bisa memacu diri Anda untuk bekerja keras melampaui kapasitas diri Anda secara cepat dan terus-menerus.

Bisnis itu harus maju dengan kecepatan yang natural, didukung oleh daya tahan yang lama, terus melaju hingga menuju finish.

Kata kuncinya adalah mengelola daya tahan bisnis dalam jangka waktu yang lama.

Ibarat jika diri Anda adalah pot tanaman, maka jika Anda memaksakan bisnis Anda membesar secara tidak alami, bisnis ini (ibarat tanaman) akan merusak pot (diri Anda).

Jika Anda membuat tanaman (bisnis) tumbuh membesar dengan cepat tanpa memperbesar pot (diri Anda) maka pot tersebut akan pecah berantakan. Ya, diri Anda akan “rusak”.

Kerusakan diri ini bisa berupa stress berkepanjangan, kesulitan finansial sebagai akibat proses perbesaran bisnis yang menyita banyak modal, waktu pribadi Anda tersita sepanjang hari untuk bisnis, kesehatan pribadi terganggu, dan masih banyak lagi hal lain yang mungkin terjadi.

Lalu seperti apa sebaiknya?

Agar bisnis Anda bisa membesar secara alami, Anda membutuhkan pot yang lebih besar. Dengan kata lain, Anda membutuhkan kapasitas diri yang lebih besar.

Tidak ada cara lain yang bisa Anda lakukan selain dengan cara memperbesar kapasitas diri Anda terlebih dahulu.

Bisa saja Anda mencoba berbagai teknik lain, akan tetapi tanpa Anda memperbesar kapasitas diri Anda, yang Anda lakukan hanya mempercepat diri Anda kehilangan bisnis Anda.

Ingat, Anda adalah pondasi dari bisnis Anda.

Semakin besar dan tinggi bangunan bisnis Anda, harus semakin kuatlah diri Anda sebagai pondasinya.

Asumsi Yang Salah Mengenai Produktivitas

Studi tentang produktivitas mengatakan bahwa bekerja terus-menerus dalam periode waktu yang lama (lebih dari 40 jam per minggu) tanpa diselingi libur malah akan menurunkan produktivitas kerja seseorang.

Studi ini juga mengatakan bahwa produktivitas tidaklah berbanding lurus dengan jumlah jam kerja per minggunya.

Justru sebaliknya, semakin sedikit waktu bekerja seseorang per minggu, justru malah akan meningkatkan produktivitasnya ketimbang jika orang ini bekerja lebih dari angka batasan wajar jumlah jam kerja per minggunya.

Tanpa istirahat yang cukup, rekreasi, nutrisi, dan waktu libur yang wajar, orang akan menjadi cepat bosan dan menjadi bodoh.

Orang-orang ini akan sulit untuk fokus, menjadi sering berbuat kesalahan yang tidak semestinya tak perlu terjadi. Orang-orang ini mengalami yang namanya kelelahan mental.

Studi lain yang dilakukan John Pencavel dari Universitas Stanford, yang berusaha mengaitkan hubungan antara jumlah jam kerja dan tingkat produktivitas menyebutkan bahwa hasil kerja seseorang dengan jam kerja mencapai 50 jam per minggu akan menurun tajam, dan akan menukik lebih tajam lagi jika jam kerja ditambah melebihi 55 jam per minggunya.

Jika jam kerja seseorang kemudian ditambah mencapai 70 jam per minggu, ia justru malah tidak akan menghasilkan lebih dengan tambahan jam kerja 15 jam dibandingkan sebelumnya.

Hasil studi John Pencavel ini bisa dibaca di The Productivity of Working Hours.

Lalu bagaimana jika memang ada deadline yang harus dikejar?

Deadline atau target pekerjaan yang memang harus dibereskan dengan cara menambah jam kerja (lembur) kadang memang sulit dihindari.

Terkait hal ini, lembur boleh-boleh saja Anda lakukan, tapi hanya boleh dalam rentang waktu yang singkat saja, misalnya dalam periode 1 minggu saja.

Jika kerja yang wajar adalah ibarat marathon, maka lembur ini adalah ibarat berlari sprint. Butuh energi besar dalam tempo yang singkat dalam menyelesaikan target pekerjaan.

Artikel berikut berisi 3 Langkah Untuk Meraih Tujuan dalam keseharian yang bisa Anda tiru untuk meningkatkan produktivitas dalam pekerjaan Anda.

Merawat Diri Adalah Bagian Dari Meningkatkan Produktivitas

Lalu, apa hubungannya merawat diri dengan produktivitas dan dengan berkembangnya bisnis?

Uraian mengenai jumlah jam kerja yang sebaiknya dibatasi per minggunya tidak lepas dari usaha untuk menjaga agar kesehatan tubuh dan mental Anda tetap terjaga dan tidak tumpul. Ini adalah bagian dari upaya yang mesti dilakukan dalam rangka merawat diri Anda.

Dengan membatasi jumlah jam kerja dan memanfaatkan sisa waktu Anda untuk merawat diri dan melakukan hal-hal lain yang bisa mendukung perkembangan bisnis, maka Anda sebetulnya juga sedang menapaki jalan untuk membuat kapasitas diri Anda membesar.

Ada banyak contoh aktivitas yang bisa Anda lakukan untuk merawat diri sekaligus memperbesar kapasitas dan produktivitas Anda, yakni :

#1 Melalui Aktivitas Rutin Harian

Jika Anda merasa rutinitas harian Anda selalu habis untuk mengurus pekerjaan dan bisnis Anda, akan tetapi tidak mengalami peningkatan hasil yang signifikan, mungkin ini saat yang tepat Anda mulai membatasi jam kerja Anda dan mengalokasikan waktu luang yang tersedia untuk melakukan aktivitas-aktivitas harian yang bisa mendongkrak performa dan kinerja Anda.

Rekomendasi artikel :   Lakukan Pelatihan Berkala Bagi Karyawan Jika Ingin Bisnis Anda Maju

Jangan Anda membayangkan bahwa aktivitas-aktivitas jenis ini akan selalu berkaitan erat dengan pekerjaan dan aktivitas bisnis Anda. Justru sebaliknya, banyak aktivitas-aktvitas yang bisa mendongkrak performa dan kinerja diri Anda merupakan jenis aktivitas yang sama sekali tidak terkait langsung.

Aktivitas rutin harian yang sangat dianjurkan oleh banyak pakar yang bergelut di bidang produktivitas dan pengembangan diri antara lain :

  • Ritual ibadah harian
  • Meditasi
  • Yoga
  • Jogging
  • Menari
  • Membaca, Menulis, Menggambar
  • Tidur malam yang cukup
  • Meluangkan waktu untuk keluarga
  • dan lain sebagainya

Aktivitas-aktivitas ini adalah jenis aktivitas yang sifatnya mampu membuat Anda lebih segar (baik pikiran maupun fisik), lebih sehat, menyalurkan minat serta bakat maupun hobi yang selama ini Anda abaikan karena kesibukan, dan bagus secara spiritual sesuai dengan agama dan keyakinan Anda.

Aktivitas-aktivitas yang menyenangkan demikian sangat bagus merangsang agar pikiran dan fisik Anda senantiasa segar dan sehat, melatih daya fokus, membuat Anda lebih rileks, menjauhkan pikiran Anda dari stress, dan membawa suasana yang menyenangkan serta penuh rasa syukur dalam keseharian hidup Anda.

Anda bisa melakukan aktivitas-aktivitas rutin harian ini di waktu yang Anda sesuaikan dengan siklus produktif yang Anda miliki.

Setiap orang memiliki waktu produktif yang berbeda satu sama lain. Ada yang lebih produktif bekerja di pagi hari, siang hari, atau beberapa orang malah lebih produktif jika bekerja di malam hari.

Silakan Anda mencari waktu yang cocok untuk melakukan aktivitas merawat diri tadi di luar jam produktif Anda.

#2 Aktivitas Rekreasional

Selain aktivitas merawat diri harian, Anda juga bisa meluangkan waktu Anda untuk melakukan rekreasi atau pergi berlibur sesuai dengan keinginan dan kemampuan finansial Anda.

Pergi berlibur melancong ke tempat-tempat baru sangat baik untuk menyegarkan pikiran Anda. Selain itu banyak wawasan, pengalaman, dan bahkan ide-ide hebat yang bisa Anda dapatkan untk kemajuan diri dan bisnis Anda.

#3 Aktivitas Yang Sifatnya Memberi

Memberi adalah simbol bahwa Anda meyakini prinsip kelimpahan dan rasa syukur atas apa yang selama ini telah Anda terima.

Terlepas dari apapun ajaran agama Anda, memberi adalah salah satu aktivitas yang diwajibkan untuk dilakukan.

Beberapa contoh aktivitas memberi antara lain : sedekah, sumbangan untuk panti asuhan, meluangkan waktu menjadi sukarelawan pengajar bagi anak jalanan, menyumbang korban bencana alam, dan lain sebagainya.

Dengan melakukan aktivitas yang sifatnya memberi, Anda secara tidak langsung melatih kesadaran dan alam bawah sadar Anda untuk senantiasa memiliki rasa syukur yang besar, rasa berkecukupan, serta mentalitas berkelimpahan.

Mindset Meluangkan Waktu

Mungkin Anda kemudian bertanya, kalau untuk mengurus bisnis saja sudah menghabiskan waktu sepanjang hari, lalu kapan saya bisa meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas-aktivitas itu?

Sebelum dijawab, perlu Anda ketahui, aktivitas-aktivitas tadi adalah ibarat makanan bagi jiwa dan fisik Anda. Jadi, mau tidak mau, Anda harus meluangkan waktu Anda untuk melakukan aktivitas-aktivitas pilihan Anda tadi.

Caranya, cukupkan jam kerja Anda setiap hari 8 jam sehari, sisa waktu yang ada bisa Anda gunakan untuk melakukan aktivitas-aktivitas merawat diri.

Di akhir pekan, luangkan juga waktu untuk keluarga, dan melakukan aktivitas yang sifatnya rekreasional dan memberi.

Bahkan, jika perlu, ambil cuti di hari kerja biasa untuk pergi berlibur ke manapun Anda mampu.

PAKSA diri Anda untuk mengambil waktu untuk merawat diri dan YAKINKAN diri Anda bahwa bisnis Anda akan baik-baik saja jika Anda tinggal beberapa hari.

Cara demikian cukup efektif bagi Anda yang senantiasa merasa kekurangan waktu, bahkan untuk sekadar berlibur.

Peran Alam Bawah Sadar Dalam Kehidupan Anda

Sangat penting untuk selalu menghadirkan suasana yang penuh rasa syukur, menyenangkan, bebas stress, penuh rasa berkelimpahan dan berkecukupan, yang membuat pikiran Anda lebih segar dan fokus yang tajam, serta membuat fisik Anda semakin sehat.

Studi mengatakan bahwa 80-90% keputusan yang kita ambil lebih banyak ditentukan oleh aktivitas alam bawah sadar manusia.

Bagian otak manusia yang mengatur alam bawah sadar ini sangat dominan mendorong terjadinya keputusan yang dibuat oleh bagian otak yang mengatur kesadaran manusia.

Dengan senantiasa melingkupi diri Anda di situasi yang penuh rasa syukur, kelimpahan, kecukupan, bebas stress, bahagia, dan didukung fisik yang sehat, maka alam bawah sadar Anda akan selalu merangsang agar kesadaran Anda mengambil keputusan-keputusan yang mendorong agar situasi serupa senantiasa terjadi dalam diri Anda.

Jika demikian yang terjadi, maka segala keputusan bisnis, keputusan finansial, dan keputusan kehidupan pribadi Anda tentu akan sangat mendukung kemajuan, keberlimpahan, dan suasana bisnis yang berkembang, serta kehidupan pribadi dan keluarga Anda yang harmonis.

Oleh sebab itu, sangat dianjurkan jika Anda senantiasa menghadirkan suasana yang demikian dengan cara meluangkan waktu untuk merawat diri Anda agar kualitas kehidupan Anda semakin membaik dari waktu ke waktu.

Secara ringkas agar kualitas hidup dan bisnis Anda meningkat, alurnya adalah Anda merawat diri Anda >> tercipta suasana yang menyenangkan >> alam bawah sadar Anda terpicu untuk senantiasa menghadirkan suasana tersebut terus-menerus >> Anda secara sadar mengambil keputusan-keputusan hidup yang membawa diri Anda kepada kondisi yang ideal tadi sesuai arahan alam bawah sadar Anda >> bisnis berkembang, hidup pribadi Anda juga berkembang.

Demikian pembahasan mengapa bisnis Anda bisa meningkat meskipun Anda tidak melakukan aktivitas yang secara langsung terkait dengan bisnis Anda.

download ebook videobook gratis

One comment on “Merawat Diri Sendiri Adalah Kunci Jika Ingin Bisnis Berkembang
  1. Pingback: Kunci Sukses Bisnis Adalah Karyawan Yang Bahagia - Celoteh Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *