Aturan 1% Ini Bisa Membawa Anda ke Puncak Dari Hukum Pareto

hukum paretoDi akhir tahun 1800-an, Vilfredo Pareto mengemukakan sebuah teori yang kemudian dijadikan prinsip dalam teori ekonomi dunia, beliau menyebutkan bahwa di hampir semua area kehidupan, termasuk di dalamnya dunia ekonomi, ada segelintir populasi yang menguasai sebagian besar aset sumber daya yang dimiliki keseluruhan populasi. Beliau menyebutnya sebagai hukum 80/20, yang menyebutkan bahwa 20% populasi menguasai 80% aset di mana populasi tersebut tinggal. Hukum ini lebih dikenal dengan Prinsip Pareto. Lalu bagaimana Anda bisa menjadi bagian dari yang 20% ini? Ada ATURAN 1% yang bisa diamati pada diri individu-individu yang berhasil menjadi bagian dari 20% populasi ini. Aturan 1% ini bisa membawa Anda ke puncak dari Hukum Pareto tersebut.

Simak penjelasannya…

Keunggulan Akumulatif

Beberapa peneliti mencari tau apa penyebab 20% populasi ini mampu menguasai 80% aset dan menemukan adanya kaitan erat antara KEUNGGULAN AKUMULATIF individu yang berdampak pada segelintir populasi yang senantiasa memenangi persaingan dan berimbas pada kemampuan individu-individu ini menguasai 80% aset keseluruhan populasi.

Keunggulan akumulatif ini diperoleh dari pengamatan para peneliti terhadap performa atlit berprestasi, orang-orang diĀ  dunia bisnis, dan bahkan di kehidupan populasi tumbuhan di hutan tropis Amazon.

Dalam dunia olahraga, dari sekian banyak negara peserta Piala Dunia Sepak Bola, hanya segelintir negara saja yang kerap menjadi juara berulang-ulang. Di dunia bisnis, hanya segelintir orang terkaya di dunia yang menguasai hampir 80% kekayaan dunia. Dalam populasi tanaman di hutan hujan tropis Amazon, ditemukan juga fakta bahwa hanya beberapa jenis tanaman saja yang mampu menguasai lebih dari separuh total luas hutan, padahal terdapat ribuan jenis spesies tanaman yang tumbuh di hutan tropis tersebut.

Fakta ini membawa pada pertanyaan yang lebih jauh. Bagaimana segelintir populasi ini mampu menjadi penguasa sebagian besar aset di bidang kehidupannya?

Jawabannya ada pada sebuah aturan yang disebut ATURAN 1%.

Aturan 1%

Aturan 1% inilah yang membawa individu-individu ini pada kemampuan memiliki KEUNGGULAN AKUMULATIF yang dalam selang waktu tertentu bisa menjadikan mereka pemenang dalam persaingan di bidang atau area di mana mereka hidup dan pada akhirnya menguasai sebagian besar aset.

KEUNGGULAN AKUMULATIF ini adalah kemenangan-kemenangan kecil yang hasilnya kemudian terakumulasi menjadi kekuatan yang menjadi modal kemenangan-kemenangan yang lebih besar yang efeknya menjadikan si individu pemenang ini menjadi pemenang di area/bidang/habitat hidupnya.

Para peneliti ini memberikan contoh sederhana yang mereka amati pada kehidupan tumbuhan di hutan hujan tropis Amazon untuk memahami maksud dari KEUNGGULAN AKUMULATIF ini. Sebagai contoh, ada dua tanaman yang hidup berdampingan di sebuah lahan di hutan Amazon. Setiap hari kedua tanaman ini saling bersaing untuk memperoleh mineral-mineral yang diperlukan untuk hidup dari tanah dan untuk mendapatkan sinar matahari sebanyak mungkin untuk melakukan fotosintesis.

Rekomendasi artikel :   5 Ciri Bisnis Yang Sekarat

Tanaman pertama ternyata setiap harinya mampu mengambil mineral-mineral dan sinar matahari sedikit lebih banyak daripada tanaman kedua. Dalam selang waktu beberapa lama, tanaman pertama ternyata berhasil mencapai pertambahan tinggi dan panjang akar yang sedikit lebih panjang daripada tanaman kedua.

Perbedaan ketinggian dan panjang akar ini mengakibatkan tanaman pertama mampu lebih banyak lagi memperoleh mineral dan sinar matahari dibandingkan tanaman kedua. Keunggulan tanaman pertama ini akan terus berakumulasi hari demi hari dan menjadikan tanaman pertama unggul telak terhadap tanaman kedua dalam jangka waktu yang tertentu dalam hal ketinggian dan panjangnya akar. Inilah yang dinamakan KEUNGGULAN AKUMULATIF yang dimiliki tanaman pertama tadi terhadap tanaman kedua.

Proses ini berlaku juga terhadap banyak individu manusia di berbagai bidang. Dalam dunia olahraga, untuk memenangkan sebuah pertandingan renang, sang pemenang tidak perlu harus memiliki kecepatan berenang dua kali lipat lawan-lawannya. Sang atlit hanya perlu 1% saja lebih cepat dari pesaing-pesaingnya untuk memenangkan sebuah kejuaraan.

Winner Takes All

Dalam dunia bisnis, Anda tidak perlu harus lebih baik dalam segala hal dibandingkan pesaing-pesaing Anda. Produk yang Anda jual hanya perlu lebih baik 1% saja dibandingkan kompetitor Anda untuk memenangkan sebuah persaingan.

Aturan 1% ini berlaku di semua bidang kehidupan untuk memenangi persaingan. Dalam sebuah kompetisi, aturan yang berlaku adalah bahwa pemenang mengambil semuanya (winner takes all). Meskipun dalam perlombaan renang tadi, sang pemenang dan juara kedua hanya terpaut beberapa milidetik saja, tetap juara pertamalah yang memperoleh medali emas.

Efeknya adalah kemenangan-kemenangan kecil yang Anda raih ini bisa Anda akumulasikan agar sebagai modal kemenangan-kemenangan yang lebih besar lagi. Lama kelamaan, Anda akan selalu menjadi pemenang dalam kehidupan Anda.

Aturan 1% ini secara tidak langsung juga menyatakan bahwa siapa saja yang bisa mempertahankan keunggulan pribadi/organisasi/kelompoknya sedikit lebih tinggi di atas para pesaingnya, akan senantiasa memperoleh “hadiah” yang terakumulasi menjadi besar dibanding yang diperoleh pribadi lainnya.

Dengan cara demikian, jika proses ini Anda lakukan dengan tekun dalam selang waktu tertentu dan tentu jika Allah mengijinkan, Anda akan menjadi ada di puncak hukum pareto dan menjadi bagian dari 20% orang yang memiliki 80% aset di bidang kehidupan Anda.

Silakan dicoba dan lihat hasilnya.

Namun, tidak semua orang mau bekerja keras mengusahakan keunggulan-keunggulan akumulatif ini. Dibutuhkan ketekunan, kerja keras, dan kemauan belajar yang luar biasa selama bertahun-tahun untuk bisa memiliki keunggulan-keunggulan yang bisa diakumulasikan dalam jumlah yang masif.

Apakah Anda termasuk di dalamnya?

download ebook videobook gratis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *